PEROKOK PASIF

Anda mungkin tidak merokok karena memahami bahaya rokok tetapi tanpa sengaja Anda menghisap asap rokok. Namun tanpa anda sadari anda tetap menghisap asap rokok dari lingkungan sekitar. Apakah itu yang disebut perokok pasif?


Q : Apakah Anda perokok?
A : Tidak
Q : Apakah Anda menghisap asap rokok?
A : setiap hari di tempat umum dan dirumah

Apakah Anda mengalami hal yang sama seperti ilustrasi diatas?
Anda mungkin tidak merokok karena memahami bahaya rokok tetapi tanpa sengaja Anda menghisap asap rokok. Namun tanpa anda sadari anda tetap menghisap asap rokok dari lingkungan sekitar. Apakah itu yang disebut perokok pasif?
Asap rokok menyebabkan atau memberikan pengaruh untuk berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung dan kanker paru-paru.

Bagaimana asap rokok mempengaruhi orang lain?
Tahukah Anda walaupun tidak merokok namun menghisap asap rokok secara terus menerus, Anda juga memiliki resiko mengalami beberapa masalah kesehatan berikut :

  1. Bayi dan anak-anak yang menjadi perokok pasif :
    - Lebih rentan menderita asma, infeksi telinga, infeksi hidung, dan infeksi dada.
    - Mengalami peningkatan resiko kematian mendadak.
    - Kemungkinan lebih tinggi ketika dewasa menjadi perokok seperti orang tua atau anggota keluarga yang lain.
    - Mengalami penurunan kemampuan membaca dan penalaran jika dibandingkan dengan anak yang bebas asap rokok didalam rumah.
    - Mengalami peningkatan resiko mengalami Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan kanker ketika dewasa.
     
  2. Orang dewasa yang menjadi perokok pasif :
    - Mengalami peningkatan resiko menderita kanker paru-paru dan penyakit jantung bila menghisap asap rokok dalam jangka waktu yang lama.
    - Asap rokok juga dapat menyebabkan penyakit asma dan beberapa penyakit yang lain bertambah buruk.
     
  3. Asap rokok dapat membahayakan janin yang masih dalam kandungn.

Kandungan Asap Rokok
Berikut adalah kandungan bahan kimia yang berbahaya pada asap rokok :

  1. Amonia
  2. Butana
  3. Karbonmonoksida
  4. Kromium
  5. Sianida
  6. Formaldehida

Partikel-partikel berbahaya pada asap rokok dapat berlama-lama di udara selama berjam-jam atau bahkan lebih lama. Tidak hanya asap rokok tetapi residu atau sisa-sisa asap rokok yang menempel pada rambut, pakaian, bantal, karpet, dan barang-barang lain pada perokok dapat menimbulkan resiko masalah kesehatan juga pada orang atau anak-anak yang tertempel. Hal ini disebut perokok ketiga.

Cara Pencegahan menjadi Perokok Pasif
Anda dapat mengurangi bahkan mencegah menjadi perokok pasif dengan beberapa langkah berikut:

  1. Bicarakan dengan perlahan agar seseorang tidak merokok didalam rumah.
    Jika didalam rumah terdapat anggota keluarga yang merokok maka saran kan agar merokok diluar rumah.
  2. Melarang seseorang merokok didalam kendaraan.
    Jika teman atau anggora keluarga ingin merokok ketika sedang dalam perjalanan. Maka berhentilah dan berilah waktu kepada orang tersebut untuk merokok diluar kendaraan.
  3. Menegur rekan kerja yang merokok di area tempat bekerja.
  4. Memilih bepergian ke tempat umum yang bebas asap rokok.

Sumber :

  1. http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/secondhand-smoke/art-20043914?pg=2
  2. http://patient.info/health/smoking-and-others-passive-smoking