VARISES

Bagi sebagian besar wanita, varises dapat mengganggu penampilan terutama di bagian tubuh yang terlihat seperti di kaki. Namun tahukah anda bahwa penyebab munculnya varises tidak hanya karena sering berdiri lho, tapi ada banyak lainnya.


Varises adalah terjadinya pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena. Hal ini paling sering terjadi pada vena yang berada pada kaki. Terlalu banyak berdiri dan berjalan tegak karena dapat meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah tubuh bagian bawah.
Pada umumnya varises tidak menyebabkan gejala atau komplikasi, namun beberapa orang merasa terganggu karena merusak penampilan. Terdapat berbagai pengobatan dan kosmetik untuk membantu menutup atau menyembuhkan varises.

Pembuluh darah vena normal pada kaki
Pembuluh darah arteri memiliki fungsi untuk membawa darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Pembuluh darah vena memiliki fungsi membawa darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung agar dapat disirkulasi kembali. Pembuluh darah pada kaki bekerja melawan gravitasi untuk mengembalikan darah ke jantung. Kontraksi otot pada kaki bagian bawah berfungsi seperti pompa dan elastisitas pembuluh darah vena membantu mengembalikan darah ke jantung. Terdapat tiga jenis pembuluh darah vena pada kaki :

Ketika berdiri terlalu lama, gaya gravitasi menyebabkan aliran darah yang seharusnya dibawa kembali ke jantung tertarik lagi turun. Terdapat katup satu arah pada pembuluh darah vena besar yang berfungsi untuk mencegah agar darah tidak mengalir ke arah yang salah dan dapat kembali ke jantung.

Bagaimana terjadinya Varises?
Varises terjadi karena terdapat pembesaran pada bagian dari pembuluh darah vena yang terletak dibawah permukaan kulit, pada umumnya terjadi di bagian kaki. Pembuluh darah vena yang mengalami varises dapat dengan mudah terlihat karena tebal dan menonjol. Pada orang yang mengalami kelebihan berat badan memiliki kemungkinan untuk varisesnya tidak terlihat karena tersembunyi oleh jaringan lemak yang berada dibawah kulit.

Penyebab terjadinya Varises
Pada umumnya penyebab terjadinya varises kemungkinan karena pembuluh darah vena menjadi lemah dalam beberapa bagian sehingga bagian tersebut melebar dan menjadi menonjol. Jika hal ini terjadi didekat katup maka dapat menyebabkan katup menjadi bocor dan darah dapat kembali mengalir turun. Bila satu katup mengalami hal ini maka dapat meningkatkan tekanan pada vena sehingga mengakibatkan pembuluh darah semakin melebar dan katup mengalami kebocoran yang lebih besar. Kebocoran pada katup akan menyebabkan darah menumpuk pada vena yang dapat memicu pembesaran pada pembuluh darah vena dan menjadi varises. Pada vena muncul warna biru karena terdapat darah yang tidak mengandung oksigen.

Faktor resiko Varises
Varises dapat dialami oleh pria atau wanita, namun dalam hal ini wanita memiliki resiko lebih tinggi untuk memiliki varises. Pada umumnya orang yang memiliki varises tidak memiliki penyakit yang mendasari dan tanpa penyebab yang jelas. Resiko memiliki varises dapat meningkat pada kondisi seperti berikut :

Tanda dan gejala Varises
Varises pada pembuluh vena tidak menyebabkan rasa sakit. Tanda bahwa Anda memiliki varises adalah :

Berikut adalah tanda-tanda dan gejala menyakitkan yang mungkin akan muncul :

Penanganan Varises
Pada umumnya varises tidak membutuhkan terapi pengobatan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan varises :

Komplikasi dari varises adalah dapat terjadi pendarahan pada varises. Berikut penanganan pertama yang dapat dilakukan ketika terjadi pendarahan :

Sumber :

  1. http://patient.info/health/varicose-veins-leaflet
  2. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicose-veins/symptoms-causes/dxc-20178128