DEMAM TIFUS

Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan penyakit Demam Tipes. Benarkah penyakit ini disebabkan oleh terlalu kelelahan? Atau penyebab lainnya?


Demam tifus adalah infeksi saluran pencernaan oleh bakteri Salmonella typhi (S.typhi), yang kemudian akan menyebar ke hati, limpa dan kantung empedu. Bakteri Salmonella typhi dapat bertahan dalam suasana asam di lambung sehingga dapat menginfeksi usus Demam tifus dapat menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi atau melalui kontak fisik dengan seseorang yang terinfeksi. Tanda dan gejala biasanya termasuk demam tinggi, sakit kepala, sakit perut, sembelit atau diare. Sebetulnya penyakit ini sudah sangat jarang ditemukan di negara-negara maju yang tingkat sanitasinya jauh lebih baik dibandingkan dengan negara-negara berkembang. Meskipun seseorang telah sembuh dari tifus, di dalam tubuhnya masih mungkin terdapat bakteri S.typhi selama beberapa tahun, sehingga yang bersangkutan dapat mengalami kekambuhan.

Bagaimana Thypoid terdiagnosa?
Berkonsultasi dengan dokter terkait tanda dan gejala yang terjadi dan pemeriksaan selanjutnya untuk pemastian diagnosa thypoid :

Tanda dan gejala demam tifus
Periode inkubasi bakteri adalah waktu dari mulai tubuh terinfeksi (kuman masuk kedalam tubuh) hingga munculnya gejala. Hal ini bergantung pada jumlah bakteri yang masuk. Timbulnya gejala biasa terjadi antara tujuh hingga empat belas hari setelah tubuh terinfeksi, namun bisa lebih singkat (tiga hari setelah terinfeksi) atau tertunda hingga 30 hari. Tanpa dilakukan penanganan dan terapi yang benar, penyakit dapat berlangsung selama tiga sampai empat minggu. Gejala dapat bervariasi dari ringan hingga parah dan dapat mengancam jiwa. Berikut beberapa tanda dan gejala :

Demam paratifus mempunyai gejala mirip dengan tifus, hanya saja kadarnya lebih ringan. Penyebab: S.paratyphi.

Demam tifus memiliki tanda dan gejala dengan pola khusus yang terdiri dari empat tahap, dimana masing-masing berlangsung sekitar satu minggu.

 

Bagaimana tifus berkembang didalam tubuh ?
Kuman memasuki tubuh melalui usus dan berkembang biak pada kelenjar dan pembuluh getah bening (sistem kekebalan tubuh). Kemudian kuman memasuki aliran darah dan menyebabkan terjadinya gejala sakit kepala dan suhu tinggi (demam). Melalui aliran darah kuman memasuki berbagai organ seperti hati, limfa, kandung empedu, dan sumsum tulang.

Faktor resiko Thypoid
Hidup dan tinggal pada lingkungan dimana demam thypoid sering terjadi maka akan meningkatkan resiko terinfeksi kuman thypoid :

Bagaimana cara penularan demam tifus
Penyebaran demam thypoid dapat terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Orang yang terinfeksi bakteri thypoid dapat mencemari sumber air dilingkungannya melalui feses (tinja) yang mengandung konsentrasi tinggi bakteri. Kuman dapat hidup pada feses (tinja) dan urine dari orang yang terinfeksi. Bakteri dapat bertahan hidup selama beberapa minggu dalam air atau limbah kering. Manusia adalah satu-satunya pembawa kuman thypoid.

Komplikasi Thypoid

Penanganan Thypoid
Berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terpai pengobatan yang tepat seperti :

 

Perhatikan juga beberapa hal berikut untuk membantu mempercepat kesembuhan yaitu:

  1. Istirahat penuh di tempat tidur selama minimal 3 hari. Usahakan untuk tetap menggerak-gerakkan kaki.
  2. Untuk sementara makan makanan yang lunak / lembut, misal: bubur, agar-agar, sup, nasi tim. Lanjutkan selama minimal 3 minggu setelah sembuh dari tifus, karena usus masih dalam tahap penyembuhan. Makan hanya makanan yang baru saja dimasak hingga matang.
  3. Minum 8 – 10 gelas air sehari untuk mencegah dehidrasi akibat demam atau diare. Masak hingga mendidih air yang akan diminum, atau gunakan air mineral yang dikemas dalam botol bersegel. Hindari minuman yang anda tidak tahu persis terjaga kebersihannya, misal: es campur, es doger, minuman yang mengandung es batu.
  4. Jangan makan buah yang sudah dipotong lama. Makan hanya buah yang baru saja dipotong sebelum dimakan atau potong sendiri buah yang akan anda makan. Hindari buah yang tidak perlu dikupas, misal: anggur, jambu air, strawberry. Pilih buah yang bisa dikupas, misal: melon, pisang, mangga, pear.
  5. Jauhi makanan yang mengandung sayuran mentah, misal: salad, lalap, karedok.
  6. Tutup makanan di meja dengan tudung atau simpan dengan baik di lemari sehingga terhidar dari kecoa, lalat dan tikus.
  7. Cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air bersih setelah keluar dari toilet dan sebelum menyiapkan makanan.

Pencegahan demam tifus
Upaya pencegahan terhadap penyebaran dan penularan thypoid dapat dengan mudah dilakukan. Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan :

 

Sumber :

  1. http://patient.info/health/typhoid-and-paratyphoid-fever-leaflet
  2. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/typhoid-fever/basics/prevention/con-20028553
  3. http://emedicine.medscape.com/article/231135-treatment#d8
  4. http://www.webmd.com/a-to-z-guides/typhoid-fever#1