NYERI OTOT

Otot merupakan bagian yang sangat penting dalam kegiatan kita sehari-hari. Dengan otot kita dapat bergerak dan mengerjakan banyak hal. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang otot mengalami nyeri yang mungkin tidak kita ketahui penyebabnya.


Hampir setiap orang pernah mengalami nyeri pada otot. Nyeri otot ini dapat menyerang area kecil atau seluruh tubuh, yang dirasakan mulai dari ringan sampai menyiksa dan mengganggu aktifitas sehari-hari.  Nyeri otot dapat hilang dengan sendiri dalam waktu singkat atau berlangsung selama beberapa hari hingga bulan.

 

Penyebab Nyeri Otot
Terdapat beberapa penyebab nyeri otot seperti :

  1. Jaringan otot dapat rusak karena kegiatan sehari-hari.
  2. Trauma pada tubuh seperti karena kecelakaan, jatuh, patah tulang, keseleo, terkena pukulan dapat menyebabkan nyeri.
  3. Ketegangan pada bagian tubuh.
  4. Gerakan berulang yang berlebihan.
  5. Perubahan postur tulang dapat menimbulkan masalah keselerasan tulang belakang, sehingga menyebabkan otot lain pun memberikan rasa nyeri.
  6. Gejala dari beberapa penyakit seperti influenza, rheumatoid arthritis.
  7. Efek samping dari obat-obatan seperti obat penurun kolesterol golongan statin.

 

Tanda dan Gejala Nyeri Otot
Seseorang dengan nyeri otot sering mengeluhkan nyeri pada seluruh tubuh. Nyeri otot yang dirasakan seperti ditarik, berkedut atau terbakar. Gejala nyeri otot pada umumnya adalah :

  1. Nyeri.
  2. Kelemahan.
  3. Kesusahan tidur.

 

Kapan Harus ke Dokter?
Bila mengalami nyeri otot karena cedera ringan sampai serius. Segeralah berkonsultasi ke dokter atau rumah sakit bila nyeri otot yang dirasakan diikuti oleh :

  1. Masalah pada pernafasan atau pusing.
  2. Kelemahan otot yang parah.
  3. Demam tinggi.
  4. Kaku pada leher.

 

Penanganan dan Pengobatan Nyeri Otot
Terapi nyeri otot dapat dirangkum dalam “RICE” :

  1. Rest (beristirahat)
    Beristirahat dari kegiatan sehari-hari dapat membantu meredakan nyeri otot.
  2. Ice
    Meletakkan es batu atau pengompres dingin pada area yang mengalami nyeri otot selama 20 menit sesering mungkin.
  3. Compression
    Menggunakan perban untuk membalut bagian yang nyeri untuk mengurangi pembengkakan.
  4. Elevation
    Menggantung kaki untuk mengurangi pembengkakan .

Pengobatan nyeri otot dapat berupa obat antinyeri. Obat antinyeri berfungsi untuk meredakan nyeri pada otot. Obat antinyeri contohnya seperti asam mefenamat, ibuprofen, paracetamol, dll.

 

Sumber :

  1. http://www.mayoclinic.org/symptoms/muscle-pain/basics/causes/sym-20050866
  2. http://www.webmd.com/pain-management/guide/musculoskeletal-pain