KEBOTAKAN

Pepatah mengatakan bahwa rambut adalah mahkota. Itulah sebabnya mengapa kita menjaga kesehatan rambut dengan baik. Namun apa yang terjadi jika rambut mengalami gangguan pertumbuhan? Apa yang menjadi penyebab dan bagaimana mengatasinya?


Kebotakan atau dalam bahasa medis disebut alopecia areata adalah jenis kerontokan rambut yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut yang merupakan tempat pertumbuhan rambut dimulai yang menyebabkan folikel rambut rusak. Hal ini menyebabkan bercak kebotakan atau bahkan kebotakan total. Dalam beberapa kasus kebotakan bersifat permanen namun ada juga yang tidak permanen. Kebotakan dapat menyerang segala usia pada pria atau wanita memiliki faktor resiko yang sama.
Bercak kebotakan memiliki pola khas yaitu berbentuk cenderung bulat dan berukuran seperti koin. Kadang terjadi kemerahan ringan, terasa seperti terbakar dan terdapat sedikit gatal pada bercak kebotakan. Kerontokan rambut pada bercak kebotakan dapat tumbuh kembali dalam beberapa bulan kemudian.

Kebotakan dapat didiagnosis melalui riwayat medis dan pemeriksaan fisik. Dokter akan melihat pola rambut rontok dan memeriksa kulit kepala. Jika melalui pemeriksaan fisik masih belum mendapatkan kesimpulan penyebab kerontokan maka dokter dapat melakukan beberapa tes seperti:

  1. Analisa rambut
    Dokter akan mengambil contoh atau sampel rambut untuk diperiksa dibawah mikroskop.
  2. Pengecekkan darah
    Pengecekkan darah dan kondisi dari kelenjar tiroid.

 

Faktor Resiko Kebotakan
Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko kebotakan :

  1. Faktor genetik.
  2. Faktor usia.
  3. Memiliki penyakit autoimun.
  4. Memiliki alergi.
     

Penyebab Kebotakan

  1. Penyakit Autoimun
    Sistem kekebalan tubuh tersusun oleh sel darah putih dan antibodi yang berfungsi untuk melindungi tubuh terhadap bendan asing seperti bakteri,virus, dan kuman lainnya. Pada penyakit autoimun terjadi kesalahan pada sistem kekebalan tubuh. Folikel rambut yang merupakan bagian dari tubuh dianggap sebagai benda asing oleh sistem kekebalan tubuh.
  2. Infeksi virus dan bakteri
  3. Efek samping terapi pengobatan
  4. Faktor lingkungan
  5. Faktor genetik

 

Penanganan dan Pengobatan Kebotakan
Dalam banyak kasus kebotakan tidak memerlukan terapi namun rambut dapat tumbuh dengan sendirinya. Pengobatan untuk kebotakan memiliki tingkat keberhasilan yang tidak tinggi dan tidak menjamin dapat menumbuhkan rambut kembali.

 

Sumber :

  1. http://patient.info/health/alopecia-areata
  2. http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hair-loss/tc/alopecia-areata-topic-overview#1