PANU

Siapa yang tidak kenal dengan penyakit kulit yang satu ini. Panu. Bagi sebagian besar penyakit ini cukup membuat hilangnya rasa percaya diri. Namun ternyata Panu bukanlah penyakit menular seperti yang dikatakan oleh sebagian besar orang.


Panu atau dalam bahasa medis disebut pityariasis versicolor adalah salah satu bentuk penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur Pytirosporum ovale. Jamur ini mengganggu pigmentasi normal kulit sehingga terdapat area-area kecil yang berubah warna menjadi lebih terang ataupun lebih gelap dari kulit disekitarnya.
Umumnya panu sering kali terjadi pada orang usia remaja dan dewasa. Sebetulnya panu tidak menyebabkan rasa sakit dan tidak menular. Salep anti jamur dapat membantu mengobati panu tetapi terkadang tidak langsung membuat warna kulit kembali seperti sebelumnya. Penyakit panu sering terjadi berulang pada kondisi cuaca yang hangat dan lembab. Pada orang yang sering atau mudah berkeringat memiliki resiko lebih tinggi untuk terserang panu.

Tanda dan Gejala Panu
Panu biasanya dimulai dengan area kecil berwarna pucat kecil. Pada orang berkulit putih kadang-kadang ruam berwarna lebih gelap dari kulit disekitarnya. Umumnya panu muncul di punggung, dada, leher, atau lengan bagian atas. Ruam kadang-kadang menyebar hingga ke perut dan paha. Kadang-kadang dapat mempengaruhi wajah. Kulit yang menderita panu bisa menjadi sedikit bersisik dan terasa gatal.

Penanganan Panu
Penanganan panu sangat bergantung pada lokasi infeksi dan tingkat keparahan. Dalam kondisi yang tidak parah, artinya hanya bagian tubuh tertentu yang terinfeksi, umumnya panu dapat diatasi  dengan menggunakan obat-obatan yang dioleskan pada kulit yang sakit. Mintalah saran Apoteker di apotek untuk pemilihan obat yang tepat, cara penggunaan obat hingga cara penyimpanan obat yang tepat.
Perlu diingat bahwa Sebelum menggunakan salep atau lotion untuk mengobati panu sebaiknya mencuci area yang terkena panu dan mengeringkannya. Setelah area tersebut kering maka oleskan salep atau lotion secukupnya hingga merata seluruh area.
Namun dalam kondisi tertentu misalnya infeksi jamur telah menyebar luas pada tubuh diperlukan obat anti jamur yang diminum. Segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Pencegahan Panu
Infeksi jamur ini dapat terjadi berulang atau kambuhan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadi kasus kambuhan yaitu:

  1. Menjaga kesehatan kulit seperti mandi minimal 2 kali dalam sehari.
  2. Gunakan pakaian yang menyerap keringat, terutama saat berada di daerah yang panas ataupun lembab.
  3. Gunakan sabun antiseptic meskipun sedang tidak terkena infeksi jamur.

 

Sumber :

  1. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tinea-versicolor/basics/lifestyle-home-remedies/con-20024674
  2. http://patient.info/health/pityriasis-versicolor-leaflet