Mitos dan Fakta Donor Darah


Beberapa Mitos Mengenai Donor Darah

Hal ini tergantung dari obat yang sedang dikonsumsi. Anda harus memberitahu tentang obat apa saja yang sedang Anda minum sebelum menyumbangkan darah. Tidak semua obat yang Anda konsumsi membuat Anda tidak bisa menjadi pendonor.

Faktanya zat besi yang dibutuhkan tetap ada karena diambil dari tubuh. Setelah melakukan donor darah, para vegetarian bisa melakukan diet seimbang.

Faktanya, wanita yang hamil tidak dapat menyumbangkan darah. Kondisi ibu hamil cenderung berisiko lebih besar mengalami anemia karena ibu hamil memerlukan darah untuk tubuh dan janinnya sendiri. 

Sseseorang yang mendonorkan darah akan membakar sekitar 650 kalori saat memberikan 450 mL darahnya.  Namun berat badan akan kembali seperti sebelumnya setelah mengonsumsi cairan dan aneka makanan. Anda tetap harus  memperhatikan asupan makanan dan olahraga secara teratur untuk mencapai berat badan ideal.

Sumber:

Doktersehat. Ini Akibatnya Bila Ibu Hamil Mendonorkan Darah. Diperoleh 16 September2019 dari: https://doktersehat.com/ibu-hamil-donor-darah

GridHealth. (2019, 18 Juni). Fakta dan Mitos Donor Darah, Cepat Langsing Salah Satu Manfaatnya. Diperoleh 16 September 2019 dari: https://health.grid.id/read/351758818/fakta-dan-mitos-donor-darah-cepat-langsing-salah-satu-manfaatnya?page=all

Tirto.ID. (2018, 18 Desember). Mitos dan Fakta Donor Darah Serta Pengaruhnya untuk Kesehatan. Diperoleh 16 September 2019 dari: https://tirto.id/mitos-dan-fakta-donor-darah-serta-pengaruhnya-untuk-kesehatan-dcda