HARI AIDS SEDUNIA 2018

Acquired Immunodeficiency Syndrome atau yang biasa dikenal dengan AIDS merupakan wabah yang bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi diseluruh dunia. Hari AIDS Sedunia diperingati sebagai pengingat untuk terus melakukan upaya mencegah penyebaran AIDS atau virus HIV. Upaya pencegahan perlu dilakukan bukan hanya untuk penderita atau keluarga tapi seluruh masyarakat.


Tahukah bahwa AIDS bukan nama lain dari HIV?
HIV adalah Virus
HIV adalah virus yang dapat menyebabkan kerusakan system kekebalan tubuh. Human Immunodeficiency Virus (HIV) akan mengakibatkan system kekebalan tidak dapat bekerja secara efektif. Tubuh dapat sepenuhnya mengatasi banyak virus, tetapi  tubuh tidak dapat mengatasi HIV. Obat-obatan dapat mengendalikan HIV dengan baik.

AIDS adalah Kondisi Penyakit
AIDS merupakan kondisi kronis yang berpotensi mengancam nyawa dan disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Merusak sistme kekebalan tubuh dan mengganggu kemampuan tubuh untuk melawan organisme yang menyebabkan penyakit. Penyebaran HIV dilakukan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi atau dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. HIV tidak akan langsung berlanjut menjadi AIDS, diperlukan waktu bertahun-tahun.

Fase Infeksi HIV
Tidak semua orang dengan HIV akan berkembang menjadi AIDS. Dengan konsumsi obat antivirus dengan rutin dapat membantu mencegah perkembangan virus. Terdapat beberapa fase infeksi dari HIV yang dapat dilihat dari gejala yang terjadi

Infeksi Primer (HIV Akut)
Orang yang terinfeksi oleh HIV akan mengalami penyakit seperti flu dalam satu atau dua bulan setelah virus memasuki tubuh. Infeksi primer atau akut dapat berlangsung selama beberapa minggu. Gejala dan tanda yang terjadi:

Gejala ringan yang terjadi menyebabkan seseorang tidak menyadarinya. Hal ini menyebabkan infeksi menyebar lebih mudah.

Infeksi Laten Klinis
Pada beberapa orang, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang terus terjadi. Namun terkadang juga tidak ada gejala pada tahap ini dan HIV tetap terdapat dalam tubuh dan sel darah putih yang terinfeksi.

Fase hingga AIDS
AIDS merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yang menyebabkan kerusakan sistem kekebalan tubuh. Dengan terapi pengobatan antivirus  maka seseorang dapat mencegah HIV berkembang menjadi AIDS. Tanpa pengobatan, HIV akan berubah menjadi AIDS dalam waktu sekitar 10 tahun. Ketika AIDS terjadi maka sistme kekebalan tubuh dalam kondisi yang rusak parah. Sehingga memungkinkan terjadinya komplikasi berupa infeksi yang umumnya tidak parah pada seseorang dengan sistme kekebalan yang sehat.

Terapi pengobatan HIV/AIDS sama penting dengan pencegahannya. Mengupayakan keduanya adalah kunci untuk menanggulangi HIV/AIDS. Konsumsi obatnya secara rutin dan terus bersemangat.

Jika Sahabat Viva memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui:

  1. Layanan Tanya Jawab Kesehatan melalui SMS Hotline atau Whatsapp di nomor 0812 919 08500
  2. Konsultasi Online pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Fanpage dan Instagram VivaHealthIndonesia untuk melihat jadwal kegiatan Viva Apotek di kota Anda, info kesehatan dan promo menarik Viva Apotek.

Sumber:

  1. Mayo Clinic. (2018, 19 Januari). HIV/AIDS. Diperoleh 29 November 2018 dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hiv-aids/symptoms-causes/syc-20373524
  2. Healthline. (2018, 26 April). HIV vs AIDS: What’s the Difference. Diperoleh 29 November dari: https://www.healthline.com/health/hiv-aids/hiv-vs-aids#hiv