PEMULIHAN SETELAH STROKE

Serangan stroke mempengaruhi kondisi tubuh seseorang, dimana perubahan pada setiap orang bisa berbeda. Banyak penderita stroke yang dapat langsung membaik, namun ada pula yang tidak. Proses pemulihan setelah serangan stroke melibatkan banyak aspek seperti fisik, sosial, dan emosional seseorang.


Tujuan pemulihan stroke adalah untuk membantu mengembalikan kemampuan yang terganggu karena serangan stroke menyerang bagian otak. Pemulihan stroke juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tingkat kesulitan dalam pemulihan berdasarkan pada keparahan yang terjadi.

Apakah Terapi yang Harus Dilakukan?
Terdapat beberapa terapi yang harus dilakukan dalam tahap pemulihan stroke berdasarkan kerusakan yang terjadi.
Terapi Fisik
Beberapa terapi fisik yang perlu dilakukan:

Terapi Kognitif dan Emosional
Perubahan emosi dan tingkat kognitif juga dapat terjadi pada seseorang setelah mengalami stroke, sehingga dibutuhkan terapi.

Apakah yang Harus Diketahui oleh Keluarga?

Sumber:

  1. American Stroke Association. (2016, 23 November). 15 Things Caregivers Should Know After a Loved One Has Had a Stroke. Diperoleh 23 November 2018 dari: http://www.strokeassociation.org/STROKEORG/LifeAfterStroke/ForFamilyCaregivers/CaringforYourLovedOne/15-Things-Caregivers-Should-Know-After-a-Loved-One-Has-Had-a-Stroke_UCM_310762_Article.jsp#.W_eCyZwzbIW
  2. Mayo Clinic. (2017, 24 Mei). Stroke Rehabilitation: What to Expect As You Recover. Diperoleh 23 November 2018 dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stroke/in-depth/stroke-rehabilitation/art-20045172