TIPS MENJAGA KELEMBAPAN KULIT

Penggunaan produk pelembab kulit merupakan cara yang ampuh untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Agar produk dapat memberikan hasil yang maksimal maka perlu dilakukan pemilihan produk berdasarkan jenis kulit dan usia penggunanya.


Kulit merupakan salah satu bagian terpenting dari tubuh. Sering kali masalah kulit bukan merupakan penyakit yang parah, namun dapat menurunkan tingkat percaya diri seseorang. Salah satu ciri kulit yang sehat adalah memiliki kelembapan kulit yang baik.
Beberapa kondisi dapat mempengaruhi kelembapan kulit, seperti:

Pada orang yang memiliki tipe kulit yang kering dapat berkembang ke kondisi kulit yang lebih parah seperti eksim atau dermatitis.

Bagaimana cara memilih pelembab kulit yang tepat?
Produk pelembab kulit dapat mencegah dan mengatasi kulit kering. Pelembab juga dapat melindungi kulit sensitif, memperbaiki warna kulit dan tekstur kulit. Pelembab kulit bekerja dengan cara mencegah hilangnya air pada lapisan kulit terluar. Umumnya, pelembab kulit memiliki bahan dasar air karena lebih mudah untuk digunakan dan tidak lengket. Pemilihan pelembab kulit bergantung pada beberapa faktor, seperti jenis kulit, usia, dan kondisi tubuh.
Berikut beberapa tips untuk memilih produk pelembab kulit yang tepat berdasarkan jenis kulit:

Apakah mengkonsumsi air putih dapat membantu melembabkan kulit?
Belum ada penelitian yang menjelaskan bahwa konsumsi air putih dapat mempengaruhi kelembapan kulit. Kulit terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan luar (epidermis), dermis dan jaringan subkutan. Jika lapisan terluar (epidermis) tidak mengandung cakup air maka kulit akan kehilang elastisitas dan terasa kasar.

Bagaimana cara agar kulit bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari produk pelembab kulit?

Bagaimana cara menjaga kelembapan kulit?

Sumber:

  1. Healthline. (2017, 09 November). How to Hydrate Your Skin When Nothing Works. Diperoleh 25 Juli 2018 dari: https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/hydrate-dry-skin
  2. Mayo Clinic. (2016, 13 Oktober). Moisturizers: Option for Softer Skin. Diperoleh 25 Juli 2018 dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-skin/in-depth/moisturizers/art-20044232
  3. Mayo Clinic. (2015, 07 November). Does Drinking Water Cause Hydrated Skin. Diperoleh 25 Juli 2018 dari: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/hydrated-skin/faq-20058067