CARA MENGATASI MASALAH SELAMA MENYUSUI

Menyusui merupakan fase yang harus dilalui setelah melahirkan dan bukan merupakan kondisi yang mudah. Mayoritas wanita menyusui mengalami berbagai masalah pada fase tersebut. Berkonsultasi dengan dokter merupakan keputusan yang tepat untuk mendapatkan solusi.


Mengenali penyebab masalah selama menyusui merupakan langkah awal untuk dapat menemukan solusinya. Berikut beberapa masalah selama menyusui, penyebabnya dan cara mengatasinya.

Bayi tidak mau minum susu
Melakukan usaha seperti skin to skin dapat membantu bayi agar mau menyusu langsung. 

Nyeri pada puting
Umumnya wanita yang menyusui mengalami rasa perih, puting yang memerah dan runcing. Kondisi ini terjadi karena bayi tidak menempel dengan benar. Ketika menyusu, seharusnya puting berada pada bagian belakang mulut sehingga tidak menyebabkan cubitan dan nyeri pada puting. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melepaskan terlebih dahulu posisi menyusu yang tidak tepat dan menempelkannya kembali. Hal lain yang dapat membantu adalah dengan menghindari penggunaan sabun pada payudara. Karena dapat mengeringkan dan menyebabkan iritasi. Penggunaan krim khusus pada puting agar tetap lembab dapat membantu untuk meredakan nyeri.

Infeksi pada puting
Terkadang nyeri dapat muncul meskipun bayi telah menyusu dengan posisi yang benar. Nyeri dapat memunculkan benjolan pada payudara atau infeksi. Dengan kondisi tersebut, menyusui tetap dapat dilanjutkan. Jika rasa sakit berasal dari saluran susu yang tersumbat, maka mengompres payudara dengan kompres panas selama 10 menit tiga kali sehari dan memijat payudara saat mandi dengan air hangat dapat membantu meredakan. Namun, jika kondisi memburuk maka berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Pembengkakan payudara
Pembengkakan pada payudara merupakan kondisi yang normal dan berkembang ketika ASI terdapat dalam payudara. ASI yang masuk dalam payudara juga mengandung cairan getah bening dan darah yang menyebabkan pembengkakan pada jaringan di payudara. Jaringan yang membengkak dapat menekan saluran ASI sehingga terkadang dapat menutup. Ketika ASI tidak dapat dikeluarkan maka akan menumpuk didalam payudara dan terjadi pembengkakan. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengompres dingin pada payudara selama sekitar 20 menit. Namun, kompres hangat ketika akan memberikan ASI pada bayi. Tetaplah menyusui agar pembengkakan dapat mereda karena keluarnya ASI.

Jumlah ASI tidak cukup
Ketika pertama kali menyusui, umumnya seorang ibu akan khawatir jika bayinya tidak mendapatkan cukup ASI. Memberikan ASI disetiap jadwal dan memberikan payudara yang berbeda disetiap sesinya. Memberikan ASI dengan rutin dapat merangsang pembentukan ASI.

Radang payudara
Mastitis atau radang payudara terjadi ketika saluran susu yang tersumbat tidak hilang. Kondisi tersebut akan menyebabkan gejala pada payudara seperti terasa panas, nyeri dan merasa tidak sehat dengan gejala mirip flu. Tetaplah menyusui agar saluran susu tidak terus tersumbat. Jika merasa bertambah buruk maka berkonsultasilah dengan dokter.

Segeralah berkonsultasi dengan dokter jika masalah yang terjadi semakin parah, agar dapat dilakukan terapi pengobatan yang tepat sehingga anak tetap medapatkan ASI.

Sumber:

  1. NHS Choices. (2016, 18 Juli). Breastfeeding Problems. Diperoleh 20 Juni 2018 dari: https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/problems-breastfeeding/
  2. WebMD. Common Breastfeeding Problems. Diperoleh 20 Juni 2018 dari: https://www.webmd.com/parenting/baby/features/breastfeeding-sore-nipples#4