HERPES ZOSTER

Herpes zoster adalah infeksi virus yang menyebabkan ruam dan nyeri. Herpes zoster dapat terjadi dibagian manapun pada tubuh dan umumnya membentuk seperti satu garis luka atau ruam yang berada pada sisi kiri atau kanan tubuh.


Apakah penyebab herpes zoster?
Herpes zoster disebabkan oleh virus yang juga dapat menyebabkan cacar air yaitu Varicella zoster. Saat seseorang telah sembuh dari cacar air, maka virus akan menjadi tidak aktif dan tinggal di jaringan saraf dekat dengan sumsum tulang belakang dan otak. Seiring waktu virus tersebut dapat aktif kembali sebagai herpes zoster.

Bagaimana tanda dan gejala herpes zoster?
Tanda dan gejala umumnya hanya mempengaruhi bagian kecil dari satu sisi tubuh. Tanda dan gejala yang terjadi dapat meliputi:

Selain tanda-tanda diatas, umumnya juga terjadi gejala lain seperti:

Nyeri yang timbul merupakan gejala utama dari herpes zoster. Pada umumnya orang akan mengira nyeri tersebut disebabkan masalah yang mempengaruhi jantung, paru-paru atau ginjal. Beberapa orang pernah mengalami herpes zoster tanpa timbul ruam. Umumnya herpes zoster akan menyebabkan luka pada sisi kiri atau kanan pada tubuh. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, ruam yang terjadi dapat lebih luas dan terlihat serupa dengan ruam cacar air. Herpes zoster dapat mempengaruhi mata dan menyebabkan hilangnya penglihatan.

Apakah herpes zoster menular?
Seseorang yang mengalami herpes zoster dapat menyebarkan virus Varicella zoster pada siapa saja yang tidak memiliki imunitas terhadap cacar air. Penularan umumnya terjadi melalui kontak langsung dengan luka terbuka pada ruam herpes zoster. Setelah terinfeksi orang tersebut akan mengalami cacar air dan bukan herpes zoster.

Apakah komplikasi yang kemungkinan terjadi pada penderita herpes zoster?

Apakah faktor resiko pemicu herpes zoster?
Semua orang yang pernah menderita cacar air memiliki faktor resiko yang sama untuk mengalami herpes zoster. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya herpes zoster adalah:

Bagaimana cara mencegah herpes zoster?
Terdapat dua vaksin yang dapat membantu mencegah terjadinya herpes zoster, yaitu:

Vaksin ini kemungkinan dapat mengurangi lama periode penyakit, tingkat keparahan penyakit, serta mengurangi resiko neuralgia postherpetic.

Bagaimana cara mengatasi herpes zoster?
Tidak ada obat untuk mengatasi herpes zoster. Pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi resiko terjadinya komplikasi. Obat-obatan yang dapat digunakan adalah:

Berkonsultasilah kepada dokter sebelum mengkonsumsi obat agar terapi pengobatan yang dilakukan tepat.

Jika Sahabat Viva memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui:

  1. Layanan Tanya Jawab Kesehatan melalui SMS Hotline atau Whatsapp di nomor 0812 919 08500
  2. Konsultasi Online pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Fanpage VivaHealthIndonesia untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

Sumber:

  1. Centers for Disease Control and Prevention. (2018, 25 Januari). Shingles (Herpes Zoster). Diperoleh 12 Maret 2018 dari: https://www.cdc.gov/shingles/vaccination.html
  2. Mayo Clinic. (2018, 09 Maret). Shingles. Diperoleh 12 Maret 2018 dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/shingles/symptoms-causes/syc-20353054
  3. Medscape. (2018, 06 Maret). Herpes Zoster. Diperoleh 12 Maret 2018 dari: https://emedicine.medscape.com/article/1132465-overview#a1