KONTRASEPSI INJEKSI

Salah satu kelebihan dari KB suntik adalah dapat digunakan ketika ibu sedang menyusui.


Kontrasepsi injek atau yang lebih dikenal dengan KB Suntik adalah cara pencegahan terjadinya kehamilan dengan cara menyuntikkan hormon progestogen ke dalam otot atau di bawah kulit dan kemudian secara bertahap akan dilepaskan ke dalam aliran darah. KB suntik bekerja dengan cara menghambat proses ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan meningkatkan pembuatan lendir oleh leher rahim (cervix). Pembentukan lendir bertujuan untuk menghambat sperma agar tidak dapat menembus rahim sehingga tidak dapat membuahi sel telur.  Hal ini juga dapat mengurangi lapisan pada rahim sehingga telur yang siap dibuahi tidak dapat berkembang dalam rahim.

Keuntungan penggunaan KB Suntik

Kerugian penggunaan KB Suntik

Beberapa wanita mengalami gangguan menstruasi karena terjadi masalah pada tubuh seperti terjadinya infeksi, sehingga membutuhkan penanganan dan terapi lebih lanjut.

Apakah efektif penggunaan KB Suntik?
Efektifitas kontrasepsi bergantung pada usia, frekuensi berhubungan seksual, dan kepatuhan mengikuti anjuran. Jika KB suntik digunakan sesuai anjuran maka efetifitas mencapai 99%.

Efek samping penggunaan KB Suntik
Efek samping adalah suatu kondisi dimana tubuh bereaksi terhadap obat dimana reaksi tersebut sebetulnya tidak diharapkan terjadi, namun manfaat dari penggunaan obat tersebut dapat tetap dirasakan. Berikut beberapa efek samping yang sering terjadi karena penggunaan KB Suntik :

Siapa yang tidak dapat menggunakan KB Suntik?
Pada umumnya setiap wanita dapat menggunakan KB Suntik. Berikut beberapa kondisi seseorang sehingga tidak dapat menggunakan KB Suntik :

Berkonsultasilah dengan dokter agar dapat menggunakan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Sumber :

  1. FPA. (2017. May). Your Guide to Contraceptive Injections. Diperoleh 21 November 2017 dari: https://www.fpa.org.uk/sites/default/files/contraceptive-injections-your-guide.pdf
  2. Patient. (2015, 26 Februari). Contraceptive Injection. Diperoleh 21 November 2017 dari: https://patient.info/health/long-acting-reversible-contraceptives-larc/contraceptive-injection