MITOS DAN FAKTA VAKSIN

Ternyata gaya hidup sehat, lingkungan bersih, sanitasi bersih, dan air bersih tidak dapat mencegah seseorang untuk terinfeksi virus sehingga vaksin masih diperlukan untuk membantu menjaga kekebalan tubuh.


Banyak sekali mitos-mitos yang berkembang dimasyarakat tentang pro kontra pemberian vaksin. Terdapat beberapa golongan masyarakat yang menolak untuk mendapatkan vaksin karena merasa sehat dan beberapa alasan lain yang tidak berdasarkan ilmu pengetahuan. Berikut beberapa fakta berdasarkan ilmu pengetahuan dari mitos-mitos yang ada. 

Apakah dengan lingkungan yang bersih, sanitasi dan air yang bersih masih memerlukan vaksin?
Fakta: Vaksin masih diperlukan untuk mencegah penyakit menular walaupun nutrisi tercukupi, kondisi lingkungan dan airnya bersih. Jika vaksinasi tidak dilakukan maka dapat menyebabkan beberapa penyakit dapat muncul kembali seperti polio dan campak. Kebersihan, sanitasi, dan air bersih dapat melindungi dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Apakah vaksin aman untuk digunakan?
Fakta: Vaksin aman untuk digunakan. Setiap vaksin sebelum disetujui untuk digunakan telah melalui pengujian secara ketat dan tetap dilakukan evaluasi saat sudah dipasarkan. Respon tubuh dari penggunaan vaksin umumnya hanya gangguan ringan seperti nyeri pada lengan atau demam ringan. Manfaat dari vaksin lebih besar daripada resikonya karena dapat mencegah penyakit dan kematian terjadi tanpa vaksin.

Tidak memerlukan vaksin lagi jika sudah melakukan semua vaksin saat anak-anak
Fakta: Tahukah Anda bahwa vaksin yang didapatkan dari vaksinasi berkurang seriring berjalannya waktu. Sehingga diperlukan booster atau pemberian vaksin lagi agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga.

Vaksin mengandung bahan yang berbahaya
Fakta: Vaksin tidak memiliki kandungan banyak bahan selain antigen. Jumlah bahan tambahan pada vaksin sangat kecil dan tidak menyebabkan gangguan pada tubuh.

Apakah aman pemberian vaksin lebih dari satu macam pada anak-anak
Fakta: Bukti ilmiah menunjukkan bahwa pemberian beberapa vaksin pada saat yang sama tidak memiliki efek negatif pada sistem kekebalan tubuh anak. Pemberian beberapa vaksin sekaligus memiliki beberapa manfaat seperti menghemat waktu, uang, dan tidak perlu disuntik berkali-kali.

Sistem kekebalan bayi tidak dapat menerima banyak vaksin
Fakta: Bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. Berdasarkan jumlah antibodi yang terdapat dalam darah, bayi secara teoritis memiliki kemampuan untuk merespon sekitar 10.000 vaksin pada waktu yang sama. Pada aktifitas normalnya bayi dapat terpapar bakteri dan virus yang tak terhitung jumlahnya setiap hari sehingga pemberian imunisasi tidak berpengaruh pada kondisi kesehatan bayi.

Manfaat vaksin lebih besar dari pada resikonya
Fakta: Kejadian kematian karena seseorang mendapatkan vaksin sangat jarang terjadi. Tingkat kejadian alergi terhadap vaksin hanya satu kasus dalam 1-2 juta pemberian vaksin.

Mari cegah penularan virus dengan melakukan vaksinasi. Sudahkah Anda dan buah hati mendapatkan vaksin?

Sumber:

  1. Public Health. Vaccine Myths Debunked. Diperoleh 10 Oktober 2017 dari: http://www.publichealth.org/public-awareness/understanding-vaccines/vaccine-myths-debunked/
  2. WebMD. Myths and Facts About Vaccines for Adults. Diperoleh 10 Oktober 2017 dari: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/prevention-15/vaccines/myths-facts-about-vaccines?page=2
  3. WHO. (2017, Maret). Questions and Answers on Immunization and Vaccine Safety. Diperoleh 10 Oktober 2017 dari: http://www.who.int/features/qa/84/en/