Hati-Hati Efek Samping Obat dan Suplemen terhadap Tekanan darah

Obat batuk dan pilek memiliki kandungan obat golongan dekongestan yaitu pseudoephedrine HCl yang memiliki efek samping meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.


Beberapa obat  dan suplemen yang bisa dikonsumsi secara bebas ternyata memiliki efek samping meningkatan tekanan darah. Obat-obat tersebut juga dapat mengganggu efektivitas obat yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Untuk memastikan obat untuk tekanan darah tinggi bekerja dengan efektif, maka perlu dihindari penggunaan obat tanpa pengawasan dari dokter atau sebelum berkonsultasi terlbeih dahulu dengan apoteker.

Berikut beberapa golongan obat yang dapat meningkatkan tekanan darah:

Obat penghilang nyeri
Obat pereda nyeri dan pereda radang dapat menahan air didalam tubuh sehingga tubuh mengalami kelebihan cairan. Kondisi ini dapat meningkatkan masalah ginjal dan meningkatkan tekanan darah. Contoh obatnya meliputi:

Pemantauan tekanan darah secara teratur diperlukan selama mengkonsumsi obat untuk penghilang rasa nyeri. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat penghilang nyeri. Dokter kemungkinan akan menyarankan perubahan gaya hidup atau menambahkan obat untuk mengontrol tekanan darah.

Obat untuk mengontrol kehamilan (KB)
Pil KB dan alat kontrasepsi hormonal mengandung hormon yang dapat meningkatkan tekanan darah dengan mempersempit pembuluh darah. Resiko peningkatan tekanan darah lebih besar pada wanita berusia 35 tahun, kelebihan berat badan, atau merokok. Efek samping peningkatan tekanan darah tidak terjadi pada semua wanita yang menggunakan obat untuk mengontrol kehamilan. Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin ketika mengkonsumsi obat untuk mengontrol kehamilan.

Obat untuk mengatasi batuk dan pilek
Umumnya obat untuk meredakan batuk dan pilek mengandung golongan NSAID untuk menghilangkan rasa sakit. Obat  batuk dan pilek juga umumnya mengandung dekongestan. Dekongestan dapat menyebabkan tekanan daah memburuk melalui dua cara:

Berkonsultasilah dengan dokter sebelum terapi pengobatan untuk hidung tersumbat, pilek, dan batuk.

Obat untuk sakit kepala atau migrain
Beberapa obat untuk migrain bekerja dengan cara mengencangkan pembuluh darah dikepala untuk meredakan migrain. Namun, mereka juga mempersempit pembuluh darah pada tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Jika seseorang memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau gangguan jantung yang lain maka berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat untuk migrain atau sakit kepala.

Suplemen herbal
Selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen herbal. Dokter akan dapat menginfokan apakah suplemen tersebut dapat memberikan efek samping meningkatkan tekanan darah atau berinteraksi dengan obat untuk tekanan darah. Berikut contoh kandungan suplemen herbal yang dapat mempengaruhi tekanan darah atau obat untuk tekanan darah:

Tingkat keamanan suplemen herbal tidak mutlak hanya karena merupakan produk yang berasal dari alam. Sehingga diperlukan untuk konsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen herbal.

Memiliki tekanan darah tinggi menuntut kita untuk dapat lebih peduli terhadap kesehatan, pola hidup sehat, dan juga selalu berkonsultasi dengan dokter dan apoteker sebelum mengkonsumsi obat.

Jika Sahabat Viva memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui:

  1. Layanan Tanya Jawab Kesehatan melalui SMS Hotline atau Whatsapp di nomor 0812 919 08500
  2. Konsultasi Online pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

Sumber:

  1. Mayo Clinic. (2016, 11 Februari). Medications and Supplements That Can Raise Your Blood Pressure. Diperoleh 04 September 2017 dari: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/blood-pressure/art-20045245?pg=1
  2. WebMD. (2015, 29 September). Medications That Cause High Blood Pressure. Diperoleh 04 September 2017 dari: http://www.webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/medications-cause#2