ALKOHOL DAN GANGGUAN HATI

Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan tiga masalah pada hati seperti fatty liver, hepatitis, dan sirosis hati.


Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan tiga masalah pada hati seperti fatty liver, hepatitis, dan sirosis hati. Sirosis merupakan kondisi paling parah yang terjadi pada gangguan hati karena konsumsi alkohol. Didalam tubuh konsumsi alkohol dalam jumlah yang kecil dapat ditoleransi. Kemungkinan gangguan hati meningkat ketika periode alkohol yang dikonsumsi panjang dan jumlah alkohol yang dikonsumsi banyak.

Bagaimana tanda dan gejala gangguan hati karena alkohol?
Tanda dan gejala yang terjadi kemungkinan tidak terjadi atau terjadi secara perlahan. Gejala cenderung terjadi lebih parah ketika mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.

Tanda dan gejala awal yang terjadi:
   - Mudah lelah dan kehilangan energi
   - Kehilangan nafsu makan dan kehilangan berat badan
   - Mual atau nyeri pada perut
   - Terdapat ruam merah pada kulit

Kondisi hati yang semakin buruk akan memberikan tanda dan gejala, seperti:
   - Penumpukan cairan pada kaki (edema) dan diperut (asites)
   - Mengalami perubahan warna kuning pada kulit, selaput lendir, atau mata
   - Kemerahan pada telapak tangan
   - Pada pria dapat terjadi impotensi, penyusutan testus, dan pembengkakan payudara
   - Mudah mengalami memar dan pendarahan yang tidak normal
   - Mengalami kebingungan atau gangguan pada berpikir
   - Kotoran berwarna pucat atau seperti tanah liat

Berapa maksimum alkohol dapat dikonsumsi?
Mengkonsumsi alkohol lebih dari batas normal dapat menyebabkan masalah pada kesehatan dan semakin banyak alkohol yang dikonsumsi maka semakin besar resiko yang terjadi. Maksimal konsumsi alkohol adalah 7 kaleng selama seminggu dengan kadar alkohol standart.

Bagaimana penanganan gangguan hati karena alkohol?
Beberapa hal dapat dilakukan untuk mencegah keparahan gangguan pada hati, seperti:
   - Berhenti konsumsi alkohol
   - Mengkonsumsi makanan sehat yang rendah garam
   - Mendapatkan vaksinasi seperti influenza, hepatitis A, dan hepatitis B.
   - Berkonsultasilah dengan dokter untuk semua obat, obat herbal, dan suplemen
Berkonsultasilah dengan dokter secara rutin untuk memantau kesehatan dan mengkonsumsi obat secara rutin.

Batasi konsumsi minuman  beralkohol untuk menjaga kesehatan organ hati Anda.

Jika Sahabat Viva memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui:

  1. Layanan Tanya Jawab Kesehatan melalui SMS Hotline atau Whatsapp di nomor 0812 919 08500
  2. Konsultasi Online pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

Sumber:

  1. Medlineplus. (2015, 14 Agustus). Alcoholic Liver Disease. Diperoleh 24 Juli 2017 dari: https://medlineplus.gov/ency/article/000281.htm
  2. Patient. (2017, 11 Mei). Alcohol and Liver Disease. Diperoleh 24 Juli 2017 dari: https://patient.info/health/alcohol-and-liver-disease