MITOS DAN FAKTA KACAMATA

Umumnya seseorang akan cepat mempercayai sebuah mitos tanpa mencari tahu atau berkonsultasi dengan ahlinya untuk mengetahui fakta dari mitos tersebut. Tidak jarang mempercayai sebuah mitos dapat memperparah kondisi atau keluhan yang terjadi. Namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa terdapat mitos yang sesuai dengan fakta.


Terdapat banyak mitos yang berkembang dalam masyarakat tentang penggunaan kacamata untuk rabun jauh atau rabun dekat dan juga tentang cara menjaga kesehatan mata. Berikut beberapa mitos dan fakta tentang kacamata rabun jauh dan rabun dekat serta cara menjaga kesehatan mata.

  1. Mitos : Rabun jauh terjadi karena kebiasaan penggunaan mata
    Faktanya membuktikan bahwa pada umumnya rabun jauh dapat terjadi karena faktor genetik dan kebiasaan.
     
  2. Mitos : Penggunaan kaca mata dapat memperparah kondisi rabun jauh
    Faktanya bahwa beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kacamata lensa untuk rabun jauh tidak menimbulkan keparahan rabun jauh. Penggunaan kacamata lensa ini bertujuan untuk memberikan jarak pandang yang jelas pada penderita rabun jauh.
     
  3. Mitos : Usia dapat menjadi faktor penyebab terjadinya kelainan mata
    Faktanya bahwa seiring dengan bertambahnya usia dapat meningkatkan resiko terjadinya kelainan atau penyakit pada mata.
     
  4. Mitos : Rabun jauh pada anak-anak dapat sembuh dengan pertambahan usia.
    Faktanya mengatakan bahwa belum ada pembuktian atau penelitian terkait rabun jauh yang terjadi pada anak-anak akan sembuh seiring bertambahnya usia.
     
  5. Mitos : Terapi bedah mata LASIK dapat secara permanen mengembalikan kondisi dari rabun jauh menjadi normal.
    Faktanya bahwa selain penggunaan kacamata korektif atau lensa kontak, terdapat tindakan LASIK yang merupakan metode untuk mengembalikan kembali kondisi mata. Metode ini dapat memperbaiki kornea mata dan memfokuskan cahaya menjadi lebih baik. Dengan metode ini seseorang tidak perlu menggunakan kacamata korektif dalam rentnag waktu tertentu. LASIK tidak dpaat mengembalikan akar penyebab rabun jauh. Selain itu, dengan bertambahnya usia, kebiasaan sehari-hari, ddan faktor lain dapat mengharuskan seseorang untuk kembali menggunakan kacamata korektif kembali.
     
  6. Mitos : Membaca dengan kondisi pencahayaan yang buruk dapat merusak mata
    Fakta mengatakan bahwa membaca dengan kondisi pencahayaan yang buruk tidak dapat merusak mata. Sebelum ditemukannya listrik dan lampu, umumnya pada malam hari orang akan membaca dengan menggunakan lilin dan hal tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada mata.
     
  7. Mitos: Memegang buku terlalu dekat atau menonton televisi terlalu dekat dapat membahayakan mata.
    Fakta : Umumnya anak-anak dengan penglihatan mata bagus sering membaca buku atau menonton televisi terlalu dekat. Pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami rabun jauh juga melakukan hal tersebut. Membaca atau menonton televisi terlalu dekat tidak dapat menyebabkan atau memperburuk rabun jauh atau masalah mata lainnya.
     
  8. Mitos : Menggunakan mata terlalu berat akan menyebabkan kerusakan pada mata
    Fakta : Menggunakan organ sesuai dengan fungsinya tidak akan menyebabkan mata kehilangan fungsinya. Seperti halnya indera penciuman dan pendengaran, dengan menggunakan fungsinya terlalu banyak tidak akan menyebabkan organ kehilangan fungsinya.
     
  9. Mitos : Menggunakan kacamata dapat melemahkan mata
    Fakta  : Penggunaan kacamata korektif untuk keluhan rabun dekat, rabun jauh, atau silinder  tidak dapat melemahkan fungsi mata. Kerja kacamata korektif adalah membantu penglihatan agar lebih jelas. Kacamata merupakan alat optik eksternal yang bertujuan untuk memberikan penglihatan yang jelas pada orang-orang yang mengalami penglihatan kabur.

Pastikan untuk selalu menjaga mata indah tetap sehat.
Jika Sahabat Viva memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui:

  1. Layanan Tanya Jawab Kesehatan melalui SMS Hotline atau Whatsapp di nomor 0812 919 08500
  2. Konsultasi Online pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

 

Sumber :

  1. American Optometric Association. Common Myopia Myths. Diperoleh 10 Juli 2017 dari: https://www.aoa.org/patients-and-public/eye-and-vision-problems/glossary-of-eye-and-vision-conditions/myopia/common-myopia-myths?sso=y
  2. Mayo Clinic. Ophthalmology (Eye Diseases): Myth and Facts. Diperoleh 10 Juli 2017 dari: http://mayoclinichealthsystem.org/locations/la-crosse/services-and-treatments/ophthalmology/myths-and-facts
  3. Myopia Institute. (2017, 03 Mei). 4 Common Myopia Myths Exposed. Diperoleh 10 Juli 2017 dari: http://www.myopiainstitute.com/eye-care/4-common-myopia-myths-exposed/