APAKAH TINDIK PADA TUBUH ITU AMAN?

Penggunaan peralatan yang tidak steril dapat menyebabkan dampak buruk setelah pemasangan tindik seperti, tertular hepatitis atau HIV, infeksi bakteri pada darah (sepsi), reaksi alergi, mengalami bengkak pada tubuh yang mengalami tindik, dan terjadi pembentukan keloid.


Pemasangan tindik pada tubuh atau body piercing sangat populer pada laki-laki dan perempuan. Banyak area tubuh yang dapat digunakan untuk pemasangan tindik. Pada umumnya tidak terjadi masalah pada orang yang memasang tindik.

Telinga merupakan bagian tubuh yang paling umum untuk dilakukan pemasangan tindik. Pada daun telinga dapat dilakukan pemasangan tindik yang dapat sembuh tanpa masalah. Menusuk area lain pada telinga dapat menusuk tulang rawan sehingga dapat menyebabkan luka yang membutuhkan penyembuhan lebih lama dan lebih memiliki resiko untuk terjadi infeksi.

Bagian tubuh lain yang sering dilakukan pemasangan tindik adalah lidah, hidung, alis, pusar, dan area kelamin. Setiap bagian tubuh yang ditindik memiliki waktu penyembuhan masing-masing dan memiliki potensi masalah yang berbeda. Perawatan luka setelah tindik di rumah dapat membantu mempercepat penyembuhan dan menurunkan resiko terjadinya masalah. Pada awalnya setelah dilakukan tindik akan terjadi bengkak dan keluar darah.

Berikut potensial komplikasi masalah akibat pemasangan tindik berdasarkan bagian tubuh :

Bagian tubuh yang ditindik

Potensial komplikasi masalah

Telinga

Reaksi alergi, anting-anting tertanam, infeksi, terjadi pembentukan keloid, dan abses

Alat kelamin wanita

Reaksi alergi, menurunkan tingkat efektifitas alat kontrasepsi seperti kondom, terjadi infeksi, pembentukan keloid

Alat kelamin laki-laki

Iritasi karena gesekan, infeksi, pembengkakan pada penis, uretra pecah, dan gangguan aliran urin

Mulut

Masalah pada sirkulasi udara, perubahan nafsu makan, trauma pada gusi, terjadi pembengkakan, peningkatan aliran saliva atau air ludah, kehilangan kemampuan perasa, nyeri, mati rasa permanen, kesulitan berbicara.

Pusar

Reaksi alergi dan infeksi

Puting susu

Mengalami abses, masalah pada menyusui, infeksi

Hidung

Terjadi infeksi, perhiasan dapat masuk kedalam hidung, kerusakan pada dinding hidung, terjadi pembengkakan

 

Bagaimana bila peralatan yang digunakan tidak steril?
Jika peralatan yang digunakan tidak steril maka dapat menyebabkan terjadinya penularan penyakit, seperti hepatitis, HIV, atau infeksi bakteri pada darah (sepsis).

Kapan diperlukan penanganan dokter karena komplikasi yang terjadi pada tindikan?

Bagaimana cara pencegahan komplikasi dari pemasangan tindik?

Penampilan memang faktor yang penting untuk diperhatikan, namun jangan sampai penampilanmu merusak kesehatanmu.

Jika Sahabat Viva memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui:

  1. Layanan Tanya Jawab Kesehatan melalui SMS Hotline atau Whatsapp di nomor 0812 919 08500
  2. Konsultasi Online pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

Sumber :                                                                                 

  1. American Family Physician. (2005, 15 November). Complication of Body Piercing. Diperoleh 14 Maret 2017 dari : http://www.aafp.org/afp/2005/1115/p2029.html
  2. WebMD. Body Piercing Problems. Diperoleh dari 14 Maret 2017 dari : http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/tc/body-piercing-problems-topic-overview#1