PIKUN

Pikun atau Demensi dapat menyebabkan perubahan seseorang secara kognitif maupun psikis. Tanda terjadinya perubahan psikis akibat pikun adalah perubahan kepribadian, depresi, kegelisahan, perubahan perilaku, halusinasi, dan paranoia.


'Aduh saya sudah mulai pikun. Faktor umur kali yaaa'

Banyak orang menjadi pelupa seiring dengan bertambahnya usia, atau yang sering disebut-sebut pikun. Dalam bahasa medis disebut dengan istilah “Dementia. Pikun merupakan bentuk masalah paling serius terkait memori, namun bukan merupakan sebuah penyakit. Pikun mempengaruhi memori, daya pikir, dan kemampuan sosial yang cukup parah sehingga dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Gejala pikun dapat berkembang secara bertahap dan biasanya menjadi lebih buruk.

Namun tidak semua masalah yang berkaitan dengan memori merupakan demensia atau pikun. Penyebab terjadinya seseorang mengalami kehilangan atau gangguan memori. Penanganan untuk mengatasi pikun dapat dilakukan dengan berkonsultasi dengan dokter.

Apa itu Demensia atau Pikun?
Pikun merupakan kondisi otak yang menyebabkan kehilangan secara bertahap kemampuan mental, pemahaman, penilaian, berpikir, dan berperilaku. Selain itu masalah lain yang dapat terjadi adalah perubahan kepribadian dan perubahan dalam cara berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sosial. Pikun juga dapat menyebabkan seseorang kehilangan kemampuan untuk menjaga dirinya sendiri.

Penyebab Demensia atau Pikun
Pikun merupakan kerusakan sel-sel saraf di otak yang dapat terjadi pada beberapa bagian otak. Pikun dapat mempengaruhi orang secara berbeda tergantung pada daerah otak yang terkena. Sebagian besar kasus dari pikun disebabkan karena alzheimer. Berikut beberapa kondisi yang dapat menyebabkan seseorang menjadi pikun :

Tanda dan gejala Demensia atau Pikun
Gejala terjadinya demensia atau pikun bervariasi tergantung pada penyebabnya, berikut tanda dan gejala umum :

Perubahan kognitif

Perubahan psikis

Faktor resiko dari Demensia dan Pikun
Faktor resiko dari demensia atau pikun dapat dikontrol. Berikut faktor resiko yang meningkatkan terjadinya demensia atau pikun :

Penanganan Demensia atau Pikun
Tidak ada pengobatan untuk demensia atau pikun dan tidak ada obat yang dapat mengembalikan kondisi dari pikun. Namun, ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk membantu dalam beberapa kondisi demensia. Berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan terapi pengobatan yang tepat. Terapi pengobatan yang diberikan dokter memiliki dua tujuan, yaitu :

Pencegahan Demensia atau Pikun
Belum ada pengobatan untuk mencegah terjadinya demensia atau pikun. Namun dapat dilakukan beberapa hal untuk menurunkan resiko mengalami demensia atau pikun. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan :

Setiap orang pasti menjadi tua, namun usia tua bukan merupakan alasan untuk berhenti belajar dan berkarya. Ingatlah! Menjadi tua itu Pasti namun menjadi tua dan berguna itu Pilihan.

 

Jika Sahabat Viva memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui:

  1. Layanan Tanya Jawab Kesehatan melalui SMS Hotline atau Whatsapp di nomor 0812 919 08500
  2. Konsultasi Online pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

 

Sumber :

  1. Mayo Clinic. (2016, 05 April). Dementia. Diperoleh 20 Februari 2017 dari : http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dementia/diagnosis-treatment/treatment/txc-20198533
  2. Patient. (2014, 22 Mei). Memory Loss and Dementia. Diperoleh 20 Februari 2017 dari : http://patient.info/health/memory-loss-and-dementia